[BOOK PM] BAB 5 – PENGENALAN MIKROTIK

5.1 Sekilas Tentang MikroTik

Mikrotik adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang perangkat keras (hardware) dan perangkat lunak (software) yang berhubungan dengan sistem jaringan komputer yang berkantor pusat di Latvia, bersebelahan dengan Rusia. Mikrotik di dirikan pada tahun 1995 untuk mengembangkan router dan sistem ISP (Internet Service Provider) Nirkabel.

Mikrotik di buat oleh Mikrotikls sebuah perusahaan di kota RIGA, Latvia. Latvia adalah sebuah negara yang merupakan “pecahan” dari negara Uni Soviet dulunya atau sekarang di sebut Rusia.

Mikrotik awalnya di tunjukan untuk perusahaan Jasa Layanan Internet (PJI) atau lebih di kenal dengan istilah Internet Service Provider (ISP) yang melayani pelangganya menggunakan teknologi Nirkabel / Wireless.

Saat ini Mikrotikls memberikan layanan kepada banyak ISP Nirkabel untuk layanan akses internet di banyak negara di dunia dan juga sangat populer di indonesia, Mikrotik saat ini menyediakan beberapa Hardware dan Software untuk konektivitas internet di seluruh dunia produk hardware unggulan mikrotik berupa : Router, Switch, Antena dan perangkat pendukung lainnya, sedangkan produk software unggulan mikrotik adalah MikroTik RouterOS

5.2 Jenis-Jenis MikroTik

Secara umum mikrotik di bedakan menjadi 2 jenis dimana setiap jenis memiliki keunggulan masing-masing namun tetap masih memiliki fungsi yang sama yakni sebagai Router pada jaringan komputer, jenis-jenis mikrotik terbagi 2 jenis yakni :

  1. MikroTik RouterOS
  2. MikeoTik Routerboard

MikroTik RouterOS

MikroTik RouterOS adalah sebuah sistem operasi turunan dari lilnux yang di instal di sebuah pc dengan tujuan agar pc tersebut bisa menjadi router network yang dapat di gunakan untuk keperluan konfigurasi jaringan, di dalam mikrotik routeros pun sudah tersedia berbagai fitur untuk menunjang kemampuan dalam konfigurasi jaringan di antaranya : firewall & nat, routing, hotspot, point to point tunneling protocol, dns server, dhcp server, hotspot, dan masih banyak lagi fitur lainnya.

MikroTik Routerboard

Mikrotik router board adalah sebuah hardware yang di sediakan pihak mikrotik sebagai router board untuk memudahkan konfiurasi jaringan, di dalam mikrotik router board sudah terdapat os mikrotik jadi secara tidak langsung kemampuan yang di miliki oleh mikrotik router board tidak jauh berbeda dengan mikrotik routeros karna semua fitur yang ada di routeros sudah include ke dalam router board

5.3 Sertifikasi Mikrotik

Mikrotik memiliki beberapa tingkat sertifikasi mulai dari sertifikasi tingkat dasar sampai ke sertifikasi tingkat lanjut, semua sertifikasi mikrotik memiliki lisensi internasional dan tentu bukan hal yang mudah untuk lulus pada ujian sertifikasi mikrotik ini, karna pengetahuan dari sisi praktikum saja tidaklah cukup namun juga konsep dan kematangan dalam pemahaman materi perlu di asah lagi sebelum mengikuti sertifikasi ini, namun pihak mikrotik memberikan solusi bagi anda yang ingin mencoba merasakan ujian sertifikasi mikrotik dapat menggunakan fasilitas try example test yang sudah di sedikan di website resmi mikrotik, untuk mencoba fasilitas ini anda di wajibkan membuat akun mikrotik terlebih dahulu, untuk mengetahui apa saja sertifikasi mikrotik dapat di lihat pada gambar di 5.1 di bawah ini :

Gambar 5.1 Sertifikasi Mikrotik

MTCNA   (MikroTik Certified Network Associate)

MTCRE   (MikroTik Certified Routing Engineer)

MTCWE   (MikroTik Certified Wireless Engineer)

MTCTCE (MikroTik Certified Traffic Control Engineer)

MTCUME (MikroTik Certified User Management Engineer)

MTCIPv6E (MikroTik Certified IPv6 Engineer)

MTCINE (MikroTik Certified Inter-networking Engineer)

MTCSE (MikroTik Certified Security Engineer)

Untuk penjelasan lebih detail mengenai materi apa saja yang terdapat pada masing-masing sertifikasi tersebut silahkan kunjungi situs resmi mikrotik yang terdapat pada link : https://mikrotik.com/training/about 

5.4 Cara Membaca Type Routerboard

Mikrotik memiliki kode tertentu pada setiap typenya dan dari setiap kode memiliki arti yang dapat di terjemahkan sesuai dengan kondisi fisik routerboard tersebut, untuk mempermudah pemahaman silahkan lihat pada gambar 5.2 di bawah ini :

Gambar 5.2 Cara Membaca Type Mikrotik

Jika di terjemahkan RB 941 adalah :

RB = Routerboard

  • = Seri/Kelas Router tersebut
  • = Memiliki 4 buah Ethernet

1 = Memiliki 1 buah wireless card

Arsitektur Routerboard

Mikrotik memiliki beberapa jenis arsitektur dan jenis arsitektur ini umumnya di bedakan berdasarkan jenis dan kinerja processornya, untuk lebih jauh pembahasan mengenai arsitektur ini mungkin akan di bahas saat masuk ke materi upgrade, Downgrade, dan Netinstall.

Di bawah ini beberapa arsitektur mikrotik yang wajib anda ketahui :

Gambar 5.3 Arsitektur Mikrotik
 

5.5 Praktikum MikroTik

Cara Mengakses Mikrotik

Dalam mengakses Mikrotik ada berbagai macam cara, dan anda bebas ingin menggunakan cara mana yang anda suka, tetapi dalam buku ini akan lebih di tekankan pengaksesan Mikrotik menggunakan media winbox dan untuk Mikrotik sendiri saya menggunakan Mikrotik rb941-2nd dalam Mikrotik versi ini sudah include 1 buah Wireless yang dapat di gunakan untuk praktikum membuat jaringan berbasis Nirkabel (Wireless).

Untuk mengetahui beberapa macam cara akses Mikrotik dapat di lihat pada Gambar 5.4

Gambar 5.4 Beberapa Cara Akses MikroTik

Pada Gambar 5.4 terdapat dua point penting yang menjadi perbedaan dalam proses pengaksesan mikrotik yakni : Tampilan dan Kebutuhan.

Tampilan pada saat mengases mikrotik terbagi menjadi dua yakni :

  1. 1. Text Base (Berbasis Text atau Console)
  2. 2. GUI (Grafic User Interface)

Sedangkan kebtuhan pun terbagi menjadi dua yakni :

  1. 1. Need IP (Memerlukan IP Address)
  2. 2. Not Need IP (Tidak Memerlukan IP Address)

Akses Mikrotik via Winbox

Winbox adalah sebuah tool yang di sediakan oleh pihak MikroTik untuk memudahkan para user dalam melakukan konfigurasi mikrotik cara ini adalah merupakan cara yang paling umum digunakan untuk mengakses Mikrotik, selain kemudahan dalam mengaksesnya juga memiliki tampilan GUI yang dapat memudahkan administrator jaringan dalam proses konfigurasi

Untuk mendapatkan tool ini kita bisa langsung mengunjungi situs resminya di : www.mikrotik.com

Gambar 5.5 Logo Winbox

Jika menggunakan winbox anda dapat melakukan akses mikrotik menggunakan dua cara yakni :

  1. Via MAC Address (Not Need IP)
  2. Via IP Address (Need IP)

Langkah-Langkah Akses Mikrotik via Winbox

  1. Pastikan anda sudah mendownload winbox pada situs resminya
  2. Pastikan NIC / LAN Card pada Laptop atau PC berfungsi Normal (Cek pada bagian Device Manager pada List Network Adapter)
  3. Hubungkan Kabel UTP yang sudah siap pakai ke Ether1 pada MikroTik Routerboard dan sisi lainya hubungkan ke LAN Card pada Laptop / PC
  4. Jalankan Winbox dan Klik pada menu Neighbors lalu klik refresh

Lihat pada Gambar 5.6

Gambar 5.6 Tampilan Awal Winbox 

Jika winbox sudah mendeteksi adanya Mikrotik maka akan muncul List baru pada Body Winbox berupa MAC Address dengan IP 0.0.0.0

Klik pada MAC Address atau IP Address kemudia klik Connect

Lihat pada Gambar 5.7

Gambar 5.7 Tampilan Menu Pada Winbox

Contoh pengaksesan mikrotik via winbox pada Gambar 5.6 dan 5.7 pada cara ini tidak memerlukan adanya IP Address (Not Need IP) karna cukup menggunakan media MAC Address sebagai pintu masuk untuk mengakses mikrotik tersebut.

Jika ingin melakukan akses Mikrotik menggunakan IP Address ada beberapa syarat yang di butuhkan yakni Ether pada mikrotik tersebut harus sudah terdapat IP Address yang Aktif dan Valid sebagai Contoh : 192.168.10.1/24

Menambahkan IP Address pada Ethernet di Mikrotik

Setelah berhasil melakukan akses mikrotik menggunakan winbox maka cara selanjutnya adalah membuat atau menambahkan IP Address pada Mikrotik yang nantinya IP Address ini akan di gunakan sebagai pintu masuk untuk user agar dapat mengakses mikrotik menggunakan cara yang berbeda.

Langkah-Langkah Menambahkan IP Address

  1. Klik pada Menu IP > Pilih Addresses > Klik Add / + >
  2. Masukan IP & Pilih Interface >
  3. Klik Apply > Lalu Klik OK

Lihat pada Gambar 5.8

Gambar 5.8 Menambahkan IP Address Pada Interface Mikrotik

Hasilnya :

Gambar 5.9 List IP Address pada Mikrotik

Akses Mikrotik via Webfig

Webfig adalah sebutan yang di gunakan jika melakukan akses mikrotik via web browser untuk web browser sendiri yang di gunakan bebas dan tidak ada ketentuan khusus dari pihak mikrotiknya namun beberapa rekomendasi web browser yang bisa anda gunakan di antaranya : Google Chrome, Mozila, Opera dll.

Sebelum melakukan akses mikrotik menggunakan web browser ada baiknya jika saya sedikit mengulang kembali dan mengingatkan beberapa cara untuk mengakses mikrotik seperti yang sebelumnya saya bahas pada pertemuan awal di bab 5 ini.

Lihat Gambar 5.10

Gambar 5.10 Beberapa Cara Akses Mikrotik

Jika di lihat pada Gambar 5.10 akses mikrotik via webfig terdapat pada baris ke 7 (Web HTTP) dimana cara ini akan memberikan tampilan berbasis GUI (Grafic User Interface) seperti pada tampilan Winbox namun untuk melakukan cara ini memerlukan konfigurasi tambahan berupa IP Address (Need IP)

untuk penambahan IP Address harus di lakukan pada kedua sisi yakni pada Mikrotik dan Laptop/PC yang akan mengakses mikrotik, karna IP Address inilah yang akan menjadi jalan atau pintu masuk Laptop/PC untuk dapat mengakses fitur-fitur yang terdapat pada mikrotik.

Note : Antara Mikrotik dan Laptop yang di gunakan untuk mengakses mikrotik harus memiliki kelas IP address yang sama (tidak boleh berbeda)

Contoh :

  1. Mikrotik (IP Address 192.168.10.1)
  2. Laptop (IP Address 192.168.10.2)

Pada kasus ini di pembahasan sebelumnya mikrotik telah di buatkan sebuah IP Address dengan prefix /24 (192.168.10.1)

Maka langkah yang di perlukan adalah membuat settingan IP Address dengan kelas yang sama sesuai pada mikrotik pada sisi Laptop

Lihat Gambar 5.11

Gambar 5.11 Setting IP Address pada Laptop

Jika pada laptop sudah di lakukan settingan IP address sesuai pada Gambar 5.10 maka langkah selanjutnya yakni melakukan akses dari Laptop ke mikrotik menggunakan media web browser.

untuk jenis browser yang di gunakan untuk mengakses mikrotik ini bebas seperti yang sebelumnya saya sampaikan namun pada contoh ini saya menggunakan browser Mozila, cara mengaksesnya cuku mudah anda hanya cukup memasukan IP Address Mikrotik yang telah di buat sebelumnya pada menu pencarian di web browser

Lihat pada Gambar 5.12

Gambar 5.12 Tampilan Awal Webfig Mikrotik

Akses Mikrotik via SSH

Cara ke tiga dalam mengakses mikrotik yakni dengan menggunakan SSH (Secure Shell) dari cara-cara sebelumnya mungkin cara ini bisa di bilang sangat berbeda jika di lihat dari segi tampilan, jika anda melihat kembali pada Gambar 5.10 anda akan menemukan SSH pada baris ke tiga dan memiliki jenis tampilan Text Base bukan GUI seperti pada kedua cara yang sebelumnya telah saya bahas.

Namun dari segi kebutuhan dalam hal akses, cara ini juga memerlukan IP Address seperti saat kita ingin akses mikrotik menggunakan webfig

Karna pada konfigurasi sebelumnya kita telah membuat konfigurasi IP Address pada Mikrotik dan Laptop maka pada tahap ini kita tidak perlu melakukannya lagi

Untuk mengakses mikrotik via SSH tentu caranya tidak sama dengan cara sebelum-sebelumnya ada satu buah applikasi tambahan yang dapat anda gunakan untuk meremote mikrotik pada laptop via SSH

Pada contoh kasus ini saya menggunakan applikasi PuTTY jika anda belum memiliki applikasi ini anda dapat mendownloadnya di situs resminya : http://www.putty.org cara penggunaanya cukup mudah anda hanya di perintahkan memasukan IP Address mikrotik pada Menu Session dan memilih Connection Type SSH, Lihat pada Gambar 5.12

Gambar 5.13 Login Mikrotik via SSH di PuTTY

Hasilnya :

Gambar 5.14 Hasil Konksi Login Mikrotik via PuTTY

5.6 Pengenalan Command Line MikroTik

Jika anda sudah terbiasa konfigurasi menggunakan winbox atau webfig yang pada dasarnya semua konfigurasinya menggunakan GUI, tentu anda akan merasakan kesulitan jika ternyata anda tiba-tida di hadapkan dengan konfigurasi mikrotik yang mengharuskan menggunakan CLI(Command Line)

Seperti pada materi sebelumnya dimana saat akses mikrotik menggunakan SSH anda tidak akan menemukan satu buah tombol pun yang dapat anda gunakan untuk konfigurasi mikrotik karna memang untuk SSH sendiri tidak mendukung GUI tapi full dengan Text Base, di bawah ini terdapat beberapa perintah dasar yang anda dapat gunakan sebagai bahan latihan untuk konfigurasi mikrotik menggunakan Text Base (Command Line)

Gambar 5.15 Command Line Dasar
Gambar 5.16 Command Line yang Paling Umum di Gunakan

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *