Panduan Setting [DHCP-Relay] pada Mikrotik Untuk Pemula sampai Mahir dalam 30 Menit

Assalamualaikum wr wb

Pada materi kali ini saya akan membahas bagaimana cara setting DHCP Relay pada mikrotik dalam 30 Menit, sebenarnya waktu 30 menit ini bisa lebih atau bahkan kurang, untuk melakukan konfigurasi dhcp relay pada mikrotik cepat atau lambatnya konfigurasi ini tergantung dari pribadi anda sendiri disini saya hanya memberikan waktu paling standard untuk melakukan konfigurasi dhcp relay pada mikrotik.

sebelum masuk ke tahap konfigurasi sebaiknya pertama-tama saya akan membahas pengertian, Fungsi dan Kapan menggunakan DHCP Relay pada mikrotik ini.

DHCP Relay adalah sebuah metode atau cara yang di lakukan untuk mendistribusikan IP Address ke setiap client pada sebuah jaringan dengan memanfaatkan dhcp server yang terdapat pada router lain.

Secara garis besar dhcp relay ini di gunakan jika dalam sebuah jaringan terdapat banyak router dan masing-masing router memiliki banyak client namun administrator pada jaringan tersebut menginginkan distribusi IP Address memiliki control terpusat cukup hanya pada 1 router saja atau bisa di sebut Main Router, untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada gambar di bawah ini :

Skenario :

Skenario yang akan saya buat pada materi dhcp relay ini dimana terdapat 2 buah router, router 1 berfungsi sebagai Main Router (router pusat) dan router 2 berfungsi sebagai secondary router, router 2 akan mendapatkan Distribusi IP Address dari router 1 dan seluruh leases client yang terdapat pada router 2 akan terdeteksi pada router 1.

 

// Main Router

Buat IP Address pada ether 2 sesuai dengan gambar topologi dengan cara Klik Menu IP > Addresses

Buat IP Pool untuk range IP Address pada kedua jaringan tersebut yakni 192.168.10.1/24 dan 192.168.20.1/24 dengan cara klik Menu IP > Pool

Buat DHCP Server secara manual untuk kedua jaringan tersebut dengan cara klik Menu IP > DHCP Server > DHCP > +

 

Tambahkan Network pada menu DHCP Network untuk menentukan IP Address mana yang akan mendapatkan distribusi IP Address dari DHCP Server Klik Menu IP > DHCP Server > Networks

 

Sampai tahap ini konfigurasi DHCP Server pada Main Router sudah selesai selanjutnya lakukan konfigurasi pada Secondary Router

// Secondary Router

Buat IP Address untuk pada Ether1 dengan kelas IP yang sama pada Main Router Klik Menu IP > Addresses

Sampai tahap ini saya sarankan untuk melakukan ujicoba ping ke Main router dengan cara masuk ke menu terminal pada mikrotik dan ketikan ping 10.10.10.1, jika ping sudah berhasil maka silahkan lanjutkan langkah berikutnya namun jika gagal maka silahkan anda temukan terlebih dahulu solusinya sebelum anda masuk ke tahap berikutnya.

Buat IP Address untuk Ether2 dan Ether3, Klik Menu IP > Addresses

 

Langkah terakhir buat DHCP Relay pada mikrotik dengan cara Klik pada Menu IP > DHCP Relay > Add

 

Sampai tahap ini konfiguasi DHCP Relay pada Secondary Router sudah selesai, jika ada client yang melakukan [DHCP Request] pada Secondary Router maka alokasi IP akan di dapat dari distribusi DHCP Server yang terdapat pada Main Router.

Agar kedua router tersebut dapat mengkases internet lakukan konfigurasi Station Wireless pada Main Router dan tambahkan default gateway pada secondary router

Sekian semoga bermanfaat.

Leave a Reply