Konfigurasi Forwarding DNS Server Mikrotik

Pada materi kali ini saya akan membahas bagaimana cara melakukan konfigurasi forwarding DNS Server pada Mikrotik, pada materi ini bertujuan untuk menjadikan router mikrotik kita menjadi DNS Server, dimana setiap ada user yang akan merequest dns ke internet akan di arahkan ke router mikrotik terlebih dahulu untuk memastikan dns yang di tuju terdapat dalam daptar dns yang ada di mikrotik atau tidak jika ternyata dns yang di request oleh user tidak terdapat pada mikrotik maka mikrotik akan meneruskan request dns tersebut ke google, untuk topologinya kurang lebih seperti di bawah ini :

Untuk praktikum disini saya asumsikan bahwa client sudah mendapatkan akses internet dari router mikrotik dengan ip address 10.10.10.2 sesuai dengan topologi di atas, langkah selanjutnya konfigurasi Static DNS Server pada mikrotik danTransparent DNS.

//Menghilangkan Dynamic Server

Konfigurasi ini bertujuan untuk menghilankan dynamic dns server bawaan pada mikrotik yang di dapat saat proses request dhcp client dari router ISP

//Menambahkan DNS Server Static

Karna pada konfigurasi sebelumnya dynamic dns server telah di hilangkan, pada konfigurasi saat ini adalah menambahkan dns server manual pada mikrotik, untuk dns sever yang paling umum di gunakan adalah 8.8.8.8

//Konfigurasi Transfarent DNS Server

Konfigurasi ini bertujuan untuk memaksa setiap user yang akan mengakses ke internet mealalui request dns akan di arahkan terlebih dahulu ke router mikrotik, walaupun pada sisi client telah di setting dns secara manual

Letakan hasil konfigurasi pada bagian paling atas rule dengan cara mendrag and drop rule, tujuanya agar setiap ada user yang merequest paket ke internet akan terlebih dahulu di arahkan ke dns server mikrotik, jika domain yang di request tidak tersedia di mikrotik maka mikrotik akan mengalihkan request tersebut ke static dns yakni 8.8.8.8

Jika di perlukan tambahkan juga protocol tcp pada konfigurasi transfarent dns di atas dengan dst port 53

//Membuat Static DNS pada Mikrotik

Seperti yang telah di ketahui sebelumnya jika kita ingin mengakses mikrotik melalui web browser maka perlu menggunakan ip address dari mikrotik tersebut, dalam hal ini jika saya ingin mengakses mikrotik saya dari web browser maka saya perlu mengetikan ip address mikrotik saya pada pencarian di web browser contoh : 10.10.10.1

Namun kita dapat merubah ip address tersebut menjadi sebuah domain yang dapat mempermudah kita dalam mengakses webfig kita sebagai contoh saya akan membuat sebuah domain : routerku.com yang mana jika domain tersebut di ketik pada menu pencarian maka akan otomatis mengarah ke ip address router yaitu 10.10.10.1 lihat pada gambar di bawah ini :

Hasilnya :

 

Allhamdulillah sampai tahap ini materi kita tentang : Konfigurasi Forwarding DNS Server Mikrotik telah selesai untuk selebihnya silahkan anda explorasi sendiri, cara ini dapat juga di gunakan untuk membuat domain pada webserver local yang terdapat pada jaringan LAN

 

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

 

Leave a Reply