Konfigurasi Burst Limit pada Mikrotik

Pada materi kali ini saya akan membahas beberapa fungsi mikrotik yang berkaitan dengan Management bandwidth, tentu cara ini saya rasa sangat bermanfaat bagi perusahaan yang bergerak di bidang jasa internet seperti warnet, small office dll.

Seperti namanya Burst yang berarti Lonjakan maka konfigurasi yang akan kita buat kali ini yakni bagaimana agar client pada jaringan kita mendapatkan bandwidth lebih besar dari yang telah di

tentukan sebelumnya namun dengan durasi waktu tertentu.

Kenapa hal ini perlu di lakukan ?

Ada berbagai macam pertimbangan dalam hal ini salah satunya ialah untuk menjaga kenyamanan user dalam mengakses internet, terutama untuk akses situs yang memerlukan load besar.

Namun lonjakan bandwidth yang akan di terima oleh user hanya bertahan beberapa detik saja dan selebihnya akan kembali ke bandwidth awal.

Dalam melakukan konfigurasi Burst Limit pada Mikrotik terdapat beberapa parameter yang perlu di perhatikan, diantaranya :

  1. Burst-timit : nilai bandwidth maximum yang akan di terima oleh client baik upload maupun download, nilai bust limit ini harus lebih besar dari pada max limit (MIR) yang di berikan
  2. Burst-time: periode waktu yang di gunakan untuk menghitung berapa lama burst akan terjadi, tentu dengan menggunakan hitungan tertentu yang akan di bahas setelah ini.
  3. Burst-treshold: nilai ini yang menentukan kapan burst bisa di jalankan atau tidak, jika alokasi bandwidth yang di terima lebih rendah dari burst-treshold maka busrt akan di jalankan namun jika alokasi bandwidth sama atau lebih besar dari burst-treshold maka busrt akan di hentikan, nilai burst-treshold umumnya 3/4 atau 75% dari Max-limit (MIR)

Untuk perhitungan berapa lama durasi waktu Burst pada mikrotik yang di berikan ke user lihat pada rumus di bawah ini :

Burst-treshold / Burst-timit * Burst-time

Contoh Skenario Konfigurasi Burst-limit

Pada gambar di atas terlihat bahwa pada mikrotik memberikan Max-limit sebesar 1M dan Min sebesar 512K dan total Burst-limit yang di berikan adalah = 0.7 Detik atau bisa di bilang kurang dari 1 Detik, sangat singkat memang tapi anda bisa mencustom berapa lama burst yang akan di berikan dengan memperbesar nilai pada burst-time nya.

Untuk konfigurasinya lihat pada gambar di bawah ini :

Untuk uji coba hasilnya apakah konfigurasi burst-limit pada mikrotik berhasil atau tidak silahkan buka pada web browser : http://www.speedtest.net/

 

Allhamdulillah sampai sini materi kita tentang : Konfigurasi Burst Limit pada Mikrotik telah selesai.

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

 

Leave a Reply