Konfigurasi Tunneling PPTP Server dan PPTP Client MikroTik

Konfigurasi Tunneling PPTP Server dan PPTP Client MikroTik

Assalamualaikum Warohmatullahi Wabarokatuh

Pada materi kali ini saya akan membahas bagaimana cara melakukan Konfigurasi Tunneling PPTP Server dan PPTP Client MikroTik namun sebelum membahas lebih jauh apa itu PPTP pada mikrotik sebelumnya saya pun telah membahas beberapa konfigurasi tunneling pada mikrotik pada website ini seperti GRE Tunnel, IPIP Tunnel dan EOIP Tunnel. Saya menyarankan anda juga sebaiknya membaca ketiga artikel tersebut sebagai bekal untuk menambah referensi anda untuk materi tunneling pada mikrotik.

baik lanjut ke pembahasan, perbedaan yang mendasar antara ketiga jenis tunnel tersebut dengan PPTP adalah dari sisi service atau layanan, jika jika pada ketiga tunnel tersebut syarat untuk melakukan proses tunneling yakni kedua sisi router harus memiliki IP Public baik static ataupun dynamic( rekomendasi terbaik adalah IP Public Static) berbeda pada PPTP tunnel, dimana untuk melakukan konfigurasi PPTP tunnel pada mikrotik hanya router yang bertindak sebagai PPTP Server lah yang harus memiliki IP Public Static sedangkan untuk PPTP Client hanya bertugas sebagai Dial Out.

Jika di ambil kesimpulan dari beberapa penjelasan di atas :

PPTP = Memiliki service Client Server

GRE, IPIP, EOIP = Memiliki Service Peer to Peer

Baik lanjut ke sesi konfigursi, untuk topologi yang akan saya gunakan dalam konfigurasi PPTP Server dan PPTP Client bisa di lihat pada gambar di bawah ini :

Pada gambar di atas terlihat jika ingin melakukan konfigurasi PPTP cukup memerlukan 1 buah IP Public yang akan di gunakan oleh router yang bertindak sever sedangkan clinet tidak memerlukan IP Public.

 

//Aktifkan PPTP Server pada R1

//Buat Secret pada PPTP Server

Secret (User Login) ini di gunakan oleh Router yang menjadi PPTP client sebagai syarat untuk terhubung ke Router yang menjadi PPTP Server

//Konfigurasi Static Routing pada R1

Secara default jika kedua sisi router sudah di lakukan konfigurasi PPTP Server dan PPTP Client maka akan terbuat interface Otomatis pada masing-masing router namun hal tersebut hanya sebagai inisial bahwa PPTP Server dan PPTP Client sudah terhubung akan tetapi antara IP Private kedua router belum dapat saling melakukan Ping, syarat untuk melakukan Ping antara kedua router tersebut yakni dengan melakukan konfigurasi static routing pada kedua sisi router, sesuai topologi pada gambar di atas jika di lakukan static routing

Dst-Address = 30.30.30.0/24

Gateway = 100.100.100.2

Lihat pada gambar di bawah ini :

Sampai tahap ini konfigurasi PPTP Server pada R1 sudah selesai, selanjutnya adalah membuat konfigurasi PPTP Client pada R2

//Dial Out PPTP Client ke PPTP Server

Penjelasan dari gambar di atas :

Connect To   = IP Public PPTP Server

User & Password = username dan password yang telah di buat pada menu secret  di pptp server

//Konfigurasi Static Routing pada R2

Sampai tahap ini sebenarnya konfigurasi pada PPTP Client sudah selesai dan untuk melakukan uji coba saya akan melakukan tes ping dari R2(PPTP Client) ke IP Private R1(PPTP Servet), lihat pada gambar di bawah ini :

 

Allhamdulillah materi kita kali ini tentang : Konfigurasi Tunneling PPTP Server dan PPTP Client MikroTik telah selesai saya harap beberapa penjelasan pada materi di atas sedikit atau banyaknya dapat anda pahami, selamat mencoba dan semoga artikel ini bermanfaat 🙂

Leave a Reply