Cara Membuat Vitual Access Point di MikroTik

Pada materi kali ini saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat Virtual Access point di mikrotik, seperti namanya yakni Virtual, Access point ini pun bersifat virtual yakni bisa di bilang Access point di dalam Access Point, atau wlan di dalam wlan 🙂

Fungsi virtual access point sebenarnya hanya untuk memperbanyak access point (wifi) pada sebuah jaringan dengan menggunakan alat yang sama, ini di gunakan untuk mempermudah pengelompokan setiap user yang ingin akses pada jaringan tersebut,

Sebagai contoh :

Jika dalam sebuah institusi sekolah terdapat beberapa user yang ingin akses ke dalam jaringan tersebut seperti siswa, guru ataupun staff sekolah kita dapat mengelompokan user ini agar terkoneksi ke virtual AP masing-masing, dengan tujuan untuk mempermudah dalam melakukan kontrol dan hak akses pada user tersebut, seperti penerapan firewall, management bandwidth dll.

Sampai sini saya harap anda dapat memahami sedikit atau banyaknya fungsi virtual AP pada mikrotik 🙂

Sebelum memulai konfigurasi pertama-tama saya akan membuat mapping untuk virtual AP mana saja yang ingin saya buat di lengkapi dengan IP Address dan password pada masing-masing virtual ap tersebut.

// VIRTUAL AP

  1. Wifi Siswa = 10.10.10.1/24 (password : 11111111)
  2. Wifi Guru = 20.20.20.1/24 (password : 22222222)
  3. Wifi Staff = 30.30.30.1/24 (password : 33333333)

Pada mapping di atas saya telah membuat sebuah virtual ap lengkap dengan ip address dan password pada virtual ap tersebut, langkah ini bertujuan sebagai dokumentasi sebelum melakukan konfigurasi agar ketika proses konfigurasi anda tidak di bingungkan lagi dengan pemilihan SSID dan Password pada virtual ap tersebut. Setelah melakukan mapping virtual AP langkah selanjutnya mulai konfigurasi.

//Membuat Password (Security Profile)

Untuk penjelasan lebih lengkap mengenai cara membuat security profile telah saya bahas pada materi sebelumnya : Cara Membuat Access Point di MikroTik (Wifi)

//Konfigurasi Virtual AP Mikrotik

Untuk melakuakan konfigurasi ini hal yang perlu anda perhatikan adalah pastikan bahwa wlan1 dalam posisi aktif karna interface wlan1 ini akan menjadi parent dari virtual ap yang akan di buat nanti.

//Konfigurasi IP Address Untuk Masing-Masing Virtual AP

Untuk penjelasan lengkap mengenai fungsi IP Address ini telah saya bahas pada materi sebelumnya : Cara Membuat Access Point di MikroTik (Wifi)

//Konfigurasi DHCP Server Untuk Masing-Masing Virtual AP

Untuk penjelasan lengkap mengenai fungsi DHCP-Server ini telah saya bahas pada materi sebelumnya : Cara Membuat Access Point di MikroTik (Wifi)

 Sampai tahap ini seluruh konfigurasi virutal ap telah selesai, saya harap anda dapat memahami maksud dari seluruh konfigurasi di atas.

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

Leave a Reply