Sharing File Jaringan Local Menggunakan Easy File Sharing

Assalamualaikum.

Pada materi kali ini saya akan membahas bagaimana cara melakukan sharing file pada jaringan local, namun untuk materi sharing kali ini saya menggunakan bantuan aplikasi yang bernama easy file sharing, mungkin bagi sebagian orang aplikasi ini terdengar awam atau bahkan ada yang baru pertama kali mendengar nama aplikasi ini, oleh karna itu saya membuat artikel dengan tujuan untuk memberikan informasi bagaimana cara menggunakan applikasi ini untuk keperluan sharing file antar PC dalam jaringan local.

Untuk mendapatkan aplikasi ini anda bisa kunjungi web resminya di :

http://www.sharing-file.com/

Easy File Sharing terdapat 2 versi yakni versi gratis dan berbayar, perbedaan antara yang gratis dengan yang berbayar sebenarnya hanya pada durasi waktu penggunaan saja, jika anda menggunakan versi gratis maka anda hanya dapat menggunakan applikasi ini dalam posisi standby hanya 30 menit, setelah itu applikasi ini akan berhenti otomatis, namun untuk menggunakan nya kembali anda hanya perlu menekan tombol start pada applikasi ini, cukup simple dan baik menurut saya karna kita di berikan akses gratis 30 menit dan setelah waktu habis kita dapat menjalankan ulang tanpa harus melakukan install ulang applikasi ini 🙂

Sedangkan untuk versi yang berbayar tentu sudah dapat di tebak, bahwa tidak ada aturan waktu penggunaan untuk applikasi ini, alias full servis, anda dapat memilih ingin menggunakan applikasi ini dengan versi yang gratis atau berbayar tergantung anggaran dana anda 🙂

Baik setelah mendownload applikasinya silahkan install seperti biasa, layaknya install applikasi karna di sini saya tidak akan menjelaskan bagaimana cara untuk melakukan installasinya.

//Setting Port Untuk Akses File

Setelah proses installasi selesai jalankan applikasi easy file sharing tersebut seperti pada gambar di bawah ini :

Catatan : jika anda menggunakan versi gratis maka akan ada notifikasi untuk registrasi, untuk melewati form registrasi tersebut anda bisa menekan tombol Try It!

Pada gambar di atas pertama-tama pilih menu Option lalu pada Port anda dapat mengisinya sesuai keinginan selama port yang di gunakan tidak bentrok dengan port lain pada jaringan tersebut, di sini saya menggunakan port 1000, port ini akan di gunakan saat ingin mengakses file sharing pada PC tersebut sebagai contoh di sini PC saya yang bertindak sebagai server file memiliki IP Address : 192.168.2.3:1000 akses IP tersebut di tambahkan port untuk menggunakan fasilitas ini.

//Menambahkan User Login

Fungsi ini di gunakan untuk menambahkan user login baru yang nantinya akan di berikan hak akses untuk meminta sharing file, Klik pada Menu User Account lalu Pilih Add, seperti pada gambar di bawah ini :

Penjelasan dari gambar di atas :

User ID  = ini adalah user name yang akan di gunakan untuk login ke akun file sharing

Password = ini adalah password yang akan di gunakan untuk login ke akun file sharing

Email = ini bebas tidak harus email asli

Level = terdapat beberapa Level pada pilihan menu user di antaranya Guest, User dan Power User, dari beberapa level tersebut sebenarnya tidak terlallu banyak perbedaan hanya policy dan ketentuan saat akses folder saja, untuk lebih jelasnya mungkin ketika praktek :), di sini saya menggunakan Level Power User

State = Pilih enable

//Menambahkan Folder / Disk Untuk Target Sharing

Di sini saya akan memilih Disk yang mana Disk tersebut akan menjadi target saya untuk di jadikan sharing File, nantinya Disk ini dapat di akses oleh client yang memiliki user dan password, Pilih Menu Virtual Folder lalu pilih Add

Lihat pada gambar di bawah ini :

Anda bisa memilih hanya folder saja atau jika ingin satu disk silahkan pilih disk.

//Menambahkan User Account untuk Folder / Disk Sharing File

User account yang dapat mengakses disk ini hanyalah user yang telah di tambahkan pada saat pemilihan disk di menu virtual folder, jadi selain user account ini maka tidak akan dapat mengakses folder / disk tersebut, di sini saya hanya akan menambahkan

User account = ahmad

Dengan level user = Power User

Lihat pada gambar di bawah ini :

Sampai tahap ini pengaturan untuk melakukan sharing file menggunakan easy file sharing sudah selesai, untuk melakukan uji coba saya akan membuka web browser dan mengakses IP : 192.168.2.3:1000 atau bisa langsung klik GO pada menu Options hasilnya seperti gambar di bawah ini :

Untuk user dan password masukan sesuai yang telah di buat sebelumnya jika berhasil login maka akan muncul tampilan file sharing dimana data yang sebelumnya anda share akan muncul di situ.

Allhamdulillah saya rasa artikel ini sudah terlallu panjang jadi saya akan selesaikan saja sampai disini untuk pembahasan settingan file sharing menggunakan applikasi easy file sharing dan untuk pembahasan upload, download dan custom yang lainnya anda dapat mengunjungi artikel ini : Cara Upload, Download, Delete & Custom Folder Easy File Sharing

 

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

Leave a Reply