Konfigurasi PPPoE Server Mikrotik & PPPoE Client Windows

Pada materi kali ini saya akan membahas bagaimana melakukan konfigurasi PPPoE Server pada router mikrotik dan Setting PPPoE Client pada PC/Laptop Windows, namun sebelum membahas lebih jauh tentang PPPoE anda perlu memahami terlebih dahulu apa itu PPPoE dan Fungsi dari PPPoE itu untuk apa ?

Point-to-Point Protocol over Ethernet (PPPoE) adalah protokol jaringan yang di gunakan untuk mengenkapsulasi Point-to-Point Protocol (PPP) frame dalam frame Ethernet.

Fungsi ini di gunakan untuk memberikan sambungan secara langsung Point to Point dari client ke sisi router baik itu Router ADSL Modem bawaaan dari ISP maupun router Mikrotik dengan tujuan membuat koneksi privat antara kedua sisi.

Kelebihan :

  • Dial Up Lebih Cepat
  • Akses Lebih Aman
  • Router Mendapat IP Public

Kelemahan :

  • Konfigurasi Agak Rumit
  • Karna Router Mendapat IP Public Memungkinkan Orang Lain Bisa Akses Dari Luar Jaringan (Internet)
  • Biaya Agak Mahal

Dari beberapa penjelasan di atas saya berharap anda dapat memahaminya, baik untuk konfigurasi pertama saya akan membuat PPPoE Server pada Router Mikrotik sesuai dengan judul Materi di atas.

//Konfigurasi PPPoE Server Mikrotik

Sebelum melakukan konfigurasi saya akan memberikan sedikit gambaran tentang topologi yang akan kita buat, anda bisa melihat pada gambar di bawah ini :

Pada gambar di atas terlihat router mikrotik mendapatkan akses internet melalui wireless, sedangkan untuk penyebaran internet dari mikrotik ke client menggunakan interface ether1 dengan IP 192.168.10.1/24.

Di sini saya akan membuat konfigurasi agar mikrotik saya menjadi PPPoE Server dengan tujuan agar setiap client yang ingin terhubung ke Internet melalui interface ether1 pada Mikrotik harus memasukan username dan password sebagai syarat aksesnya,

Namun syarat utama untuk melakukan konfigurasi PPPoE server ini pastikan Mikrotik anda saat ini sudah mendapatkan akses internet dari Modem ISP, untuk konfigurasi hal tersebut telah saya bahas pada artikel lain di website ini, kembali ke konfigurasi PPPoE server pada mikrotik anda dapat melihatnya pada gambar di bawah ini :

//Add IP Address

Langkah pertama adalah membuat IP Address Untuk Interface Ether1 Pada Mikrotik

//Add IP Pool Untuk Ether 1

Tambahkan IP Pool pada ether 1 dengan tujuan membatasi IP Address dengan range berapa saja yang akan di berikan ke client

//Buat Profile Untuk PPPoE Server

Fungsi ini di gunakan untuk identifikasi interface mana yang akan di gunakan menjadi PPPoE server, anda dapat memasukan IP Address Interface yang akan menjadi PPPoE server pada menu Local Address, untuk Remote Address adalah IP yang akan di berikan ke sisi Client yang nantinya akan terhubung ke jaringan tersebut.

//Buat Secret untuk akses PPPoE Client ke PPPoE Server

Secara garis besar secret ini berisikan username dan password yang nantinya akan di gunakan oleh client jika ingin terhubung ke internet

//Buat Service Untuk PPPoE Server Ether1

Maksud konfigurasi ini adalah untuk memastikan bahwa service PPPoE ini bekerja untuk Interface Etrher1

Sampai tahap ini konfigurasi PPPoE server pada Mikrotik telah selesai.

Langkah selanjutnya adalah membuat Settingan PPPoE Client pada Laptop/PC, pada saat menulis artikel ini saya menjadikan Laptop saya sebagai PPPoE Client dengan sistem operasi Windows 8.1.

//Setting PPPoE Client Pada Laptop

Untuk melakukan Setting PPPoE CLient pada Laptop pastikan terlebih dahulu bahwa Laptop anda sudah terhubung ke mikrotik pada Interface Ether1 sesuai dengan Topologi di atas, selanjutnya silahkan lihat pada gambar di bawah ini :

//Tes Koneksi

Langkah terakhir adalah melakukan tes koneksi dari Laptop ke Internet

Hasil Koneksi PPPoE Client

Allhamdulillah materi kita tentang Konfigurasi PPPoE Server Mikrotik & PPPoE Client Windows telah selesai, sampai tahap ini saya harap anda dapat memahami tentang PPPoE pada jaringan Komputer.

Semoga Artikel ini bermanfaat 🙂

Leave a Reply