Konfigurasi ARP Pada Router MikroTik

Pada pembahasan materi kali ini saya akan sedikit berbicara tentang bagaimana mengamankan jaringan kita dari segala macam akses ilegal yang di lakukan oleh sembarang client.

Cara ini mungkin bisa di bilang cukup sedikit kejam terhadap client namun menurut saya pribadi cara ini merupakan cara paling efektip untuk mengamankan jaringan dari berbagai macam akses ilegal, terutama jika pada perusahaan tersebut memiliki data yang sangat rahasia.

Jika di lihat pada judul artikel di atas saya akan membahas bagaimana cara membuat konfigurasi ARP pada router mikrotik, namun sebelum membahas lebih jauh ARP ini ada beberapa materi yang perlu saya sampaikan agar ketika sesi praktek anda lebih mudah memahaminya,

ARP (Address Resulution Protocol) adalah sebuah protokol dalam TCP/IP Protocol Suite yang bertanggungjawab dalam melakukan resolusi alamat IP ke dalam alamat Media Access Control (MAC Address). (wiki)

Fungsi dari ARP ini adalah seperti yang telah saya bahas pada awal meteri yakni untuk mengamankan jaringan komputer milik kita dari berbagai macam akses client yang ilegal

Sedangkan cara kerja ARP sendiri adalah menggabungkan 2 buah layer yakni layer 2 (Mac Address) dan layer 3 (IP Address) pada masing-masing client yang akses ke jaringan komputer milik kita dengan maksud untuk mencocokan kedua layer tersebut, jika ada 1 buah layer ada yang tidak sesuai maka client tersebut tidak akan bisa terhubung ke jaringan tersebut.

Kesimpulanya cara kerja ARP ini adalah mencocokan IP Address dan MAC Address pada setiap client yang terhubung ke jaringan, jika salah satu nya tidak sesuai maka client tersebut di anggap ilegal dan sudah pasti tidak dapat menggunakan jaringan tersebut.

Sampai sini saya rasa sudah cukup untuk penjelasan mengenai ARP, selanjutnya saya akan mencoba membuat konfigurasi ARP pada mikrotik milik saya, untuk mempermudah saya akan membuat sebuah skenario, kurang lebih seperti di bawah ini :

Skenario :

Pada sebuah jaringan komputer saya memiliki beberapa client dimana semua client terhubung menggunakan media wireless, namun hanya beberapa ip address saja yang boleh terhubung ke jaringan tersebut, syarat ip client agar bisa terhubung ke jaringan tersebut haruslah di dapftarkan terlebih dahululu pada ARP table di sisi router.

Langkah pertama saya akan mencoba mendaftarkan ip address dan mac address client yang boleh akses ke jaringan tersebut, dalam hal ini ip laptop saya yakni (10.10.10.254)

Untuk lebih jelasnya anda dapat melihat pada gambar di bawah ini :

//Mendaftarkan Client ke ARP Table

Pada gambar di atas menjelaskan bagaimana cara melakukan pendaftaran IP Address client ke ARP Table pada mikrotik, perbedaan yang terlihat, jika pada dinamik ARP atau ARP yang otomatis terbuat saat client terkoneksi adalah dengan Flag ā€œDCā€ namun jika Client tersebut telah di daftarkan maka Flag pada Client tersebut berubah menjadi ā€œCā€

Sampai tahap ini saya telah mendaftarkan Client dengan ip address 10.10.10.254 harus memiliki MAC Address C8:0A:A9:C0:89:FC.

//Mengaktifkan ARP pada Interface

Langkah selanjutnya setelah proses pendaftaran Client pada ARP Table maka saya akan merubah mode ARP pada interface yang langsung terhubung ke laptop saya, untuk lebih jelasnya silahkan lihat pada gambar di bawah ini :

Pada gambar di atas mode ARP pada interface saya rubah menjadi Replay Only dimana fungsi ini lah yang akan memfilter setiap client yang mencoba masuk ke jaringan tersebut, jika client tersebut memenuhi syarat (IP Address dan MAC Address) sesuai / cocok seperti yang telah di daftarkan sebelumnya, maka client tersebut akan dapat menggunakan akses jaringan pada dapat menggunakan layanan jaringan atau internet pada router tersebut namun jika salah satunya tidak cocok maka client tersebut tidak akan bisa akses ke jaringan tersebut.

 

Allhamdulillah sampai tahap ini selesai sudah materi Konfigurasi ARP Pada Router MikroTik di atas, saya harap dari beberapa point penjelasan di atas dapat anda fahami baik-baik.

Semoga artikel ini bermanfaat šŸ™‚

Leave a Reply