Cara Mudah Hitung Cepat Subnetting Kelas C

Pada materi kali ini saya akan membahas tentang bagaimana cara melakukan hitung cepat subnetting pada ip address, khususnya kelas C.

Jika anda belum atau masih bingung tentang apa itu subnetting saya menyarankan anda membaca terlebih dahulu artikel ini : Mengenal Lebih Jauh Subnetting Pada IP Address

Baik langsung saja kita masuk ke pembahasan bagaimana cara melakukan hitung cepat Subnetting pada IP Address dengan Kelas C, namun perlu anda ketahui untuk Range IP Address kelas C di mulai dari /24 sampai /30 sedangkan /31 dan /32 sangat jarang di gunakan

Di bawah ini saya akan sedikit memberikan rumus dan contoh soal bagaimana cara hitung cepat subnetting, lihat pada gambar di bawah ini :

Pada gambar di atas terdapat beberapa rumus cara menghitung beberapa komponent dalam subnetting IP Address

  1. Hitung IP Pool,

Ip pool adalah : Maksimal User yang dapat di tampung dengan prefix (/) tersebut

Untuk perhitungan IP Pool anda cukup memfokuskan pada prefix atau / pada IP Address tersebut,

Contoh : 192.168.10.100/26

/26 Memiliki IP Pool = 64 User

  1. Hitung NID, BR, HOST(Client)

NID(Network ID) adalah : IP Address awal yang menjadi Induk atau parent dari IP Address pada kelas tersebut (IP Host / Client)

BR(Broadcash) adalah : IP Address akhir yang menjadikan batasan berakhirnya IP Address tersebut pada Kelas tertentu yang bertugas menyebarkan paket-paket ke setiap client pada jaringan tersebut.

HOST(IP Client) adalah : IP Address yang akan di terima oleh setiap client/user yang terhubung ke jaringan tersebut, baik secara dinamis atau statik

Untuk melakukan Hitungan ketiga komponent ini anda memerlukan range IP address yang di dapat pada IP Pool pada perhitungan sebelumnya, sebagai contoh saya akan lanjutkan hitungan sebelumnya yakni dengan IP Address 192.168.10.100/26

Point utama untuk hitungan kita bukan /26 namun ke oktet terakhir yakni 100 perlu saya tekankan untuk perhitungan subnetting mulai dari /24 sampai /32 perhitungan IP di arahkan ke Oktet 4

Saya akan membuatkan range IP dengan IP Pool 64 sesuai dengan prefix di atas dan perhitungan range ini selallu di mulai dari angka 0, cara ini bisa anda ubah jika perhitungan range ip terlallu panjang

Lihat pada contoh di bawah ini :

NID          Host           BR

0                1 – 62          63

64         65 – 126       127

128         129 – 190      191

192

Dari perhitungan di atas di dapat :

NID = 192.168.10.64

Host = 192.168.10.65 s/d 192.168.10.126

BR = 192.168.10.127

  1. Hitung Subnet Mask

Subnet mask sebenarnya pada mikrotik tidak terlallu penting karna sudah di gantikan dengan prefix pada ip address tersebut, namun pada sistem operasi komputer khususnya windows saat membuat ip address statik pada Laptop atau PC tantu anda akan menjumpai subnet mask ini, untuk konsep subnet mask ini sebenarnya lebih menganut ke hitungan subnetting pada router Cisco dimana pada router Cisco untuk memberikan prefix pada IP Address yang di buat di gunakan subnet mask bukan berbentuk prefix.

Untuk perhitungan subnet mask di sini saya menggunakan 2 table untuk table pertama khusus dengan prefix /24 /16 dan /8 dengan akhir subnet mask pasti 0 dan yang table ke dua anda tinggal sesuaikan dengan prfix pada ip address anda dan ganti subnet mask pada oktet ke 4, jika pada contoh di atas kita menggunakan IP Address 192.168.10.100/26 maka subnetmask pada /26 adalah = 192 anda dapat menulis subnet masknya yakni = 255.255.255.192 perlu saya ingatkan lagi untuk perfix /24 sampai /32 semua perubahan baik itu IP Address atau Subnet Mask di lakukan di Oktet ke 4

 

Allhamdulillah sampai sini pembahasan materi Cara Mudah Hitung Cepat Subnetting Kelas C sudah selesai dan saya harap anda dapat memahami bebrapa penjelasan yang telah saya uraikan di atas,

Semoga artikel ini bermanfaat 🙂

Leave a Reply