Konfigurasi Bridge Pada MikroTik

Miktoik routerboard memiliki sebuah fitur yang di namakan dengan Bridge, Fitur ini berfungsi untuk menggabungkan beberapa Interface kedalam satu segment IP Address yang sama dengan metode Bridging. teknik ini anda bisa gunakan sebagai solusi untuk menggantikan switch hub pada jaringan anda walaupun sebenarnya sangat di sayangkan jika router yang memiliki port terbatas anda gunakan sebagai switch hub, namun jika hal tersebut memang di perlukan dan anda tidak memiliki rencana konfigurasi lain pada sisa ether di mikrotik anda maka hal tersebut layak di coba 🙂

setelah beberapa penjelasan singkat di atas maka di bawah ini saya akan memberikan sedikit gambaran mengenai konfigurasi bridge pada mikrotik

pada gambar mikrotik routerboard di atas terlihat bahwa ether2 s/d ether4 di masukan ke dalam kotak dan di arahkan ke interface bridge1 dimana interface bridge1 memiliki ip address 192.168.20.1/24, cara ini di gunakan agar setiap client yang terhubung ke mikrotik melalui ether2, ether3 atau ether4 maka akan di arahkan ke ip address bridge1 yaitu 192.168.20.1/24, untuk mempermudah pemahaman di bawah ini akan saya buatkan konfigurasinya dan seperti biasa sesuaikan dengan urutan nomor pada gambar :

//Buat bridge pada mikrotik

karna secara default interface bridge pada mikrotik belum tersedia maka untuk menggunakan fitur interface ini kita harus membuatnya terlebih dahulu seperti gambar di bawah ini :

//Menambahkan Interface pada bridge1

langkah selanjutnya adalah menambahkan seluruh interface pada menu port yang ada pada bridge, interface ini adalah interface yang nantinya akan di gabungkan menjadi satu segment ip address, dalam hal ini sesuai pada gambar di atas saya akn menggabungkan interface ether2, ether3 dan ether4

//Konfigurasi IP Address Untuk Bridge1

langkah selanjutnya adalah membuat IP Address untuk interface bridge1, IP ini akan otomatis di berikan kepada setiap Interface yang telah di daftrakan ke dalam Interface bride1 melalui menu port

//Konfigurasi DHCP Server Untuk Interface Bridge1

Langkah terakhir adalah membuat konfigurasi dhcp server pada interface bridge, konfigurasi ini bertujuan untuk memudahkan tugas admin jaringan dalam pengelolaan IP Address, karna secara otomatis router akan memberikan IP Address lengkap dengan Gateway dan DNS nya ke Client yang terhubung langsung ke Ether2, Ether3 ataupun Ether4, berikut ini langkah-langkahnya :

Sampai tahap ini konfigurasi Bridge pada mikrotik sudah selesai dan langkah selanjutnya adalah ujicoba apakah Laptop saya mendapatkan IP Address sesuai dengan yang telah di buat oleh bridge1 ketika terhubung ke Ether2

Gambar di atas menjelaskan bahwa Laptop saya telah berhasil mendapatkan IP Address dengan IP 192.168.20.254 dimana IP tersebut adalah IP yang telah di buat untuk interface bridge1

Allahmdulillah Konfigurasi Bridge pada mikrotik telah selesai dan semoga Artikel ini dapat benmanfaat 🙂

Leave a Reply