Management Port Pada RouterOS di GNS3

Merubah atau menonaktifkan port pada mikrotik merupakan salah satu cara untuk meminimalisir pengaksesan ilegal pada routerboard, cara ini bisa menjadi keamanan tambahan pada router agar orang lain tidak dengan mudah untuk mengakses router milik kita.

// Melihat Port Bawaan Pada Mikrotik

[admin@MikroTik] > ip service print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME PORT ADDRESS CERTIFICATE
0 telnet 23
1 ftp 21
2 www 80
3 ssh 22
4 X www-ssl 443
5 api 8728
6 winbox 8291
7 api-ssl 8729

 

// Mengganti Port Bawaan

[admin@MikroTik] > ip service set port=10000 numbers=0
[admin@MikroTik] > ip service set port=20000 numbers=1
[admin@MikroTik] > ip service set port=30000 numbers=2
[admin@MikroTik] > ip service set port=35000 numbers=3
[admin@MikroTik] > ip service set port=40000 numbers=4
[admin@MikroTik] > ip service set port=50000 numbers=5
[admin@MikroTik] > ip service set port=55000 numbers=6
[admin@MikroTik] > ip service set port=60000 numbers=7

 

// Melihat Port yang telah di rubah

[admin@MikroTik] > ip service print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME PORT ADDRESS CERTIFICATE
0 telnet 10000
1 ftp 20000
2 www 30000
3 ssh 35000
4 X www-ssl 40000
5 api 50000
6 winbox 55000
7 api-ssl 60000

 

// Menonaktifkan Port

[admin@MikroTik] > ip service disable numbers=0

 

// Print Service Port

[admin@MikroTik] > ip service print
Flags: X – disabled, I – invalid
# NAME PORT ADDRESS CERTIFICATE
0 X telnet 10000
1 ftp 20000
2 www 30000
3 ssh 35000
4 X www-ssl 40000
5 api 50000
6 winbox 55000
7 api-ssl 60000

 

Penjelasan :
Jika ingin mengaktifkan atau menonaktifkan port pada mikrotik point terpenting adalah urutan berapa yang akan menjadi target tersebut, penomoran tersebut dapat di lihat pada kolom Flags #

Sekian Semoga Bermanfaat

Leave a Reply